Kamis, 30 November 2023

AFPI UMKM Digital Summit 2023 Buka Akses Pembiayaan 1000 UMKM Dari Fintech

Baca Juga

Fintechpost.ID – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menghadirkan seribu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam ‘AFPI UMKM Digital Summit 2023’.

Dalam acara ini, para pelaku usaha kecil ini dapat langsung mengakses pembiayaan di platform fintech untuk meningkatkan skala usahanya melalui pembiayaan secara digital.

AFPI UMKM Digital Summit 2023 yang digelar hari ini, hasil kerjasama antara AFPI dan Kementerian Koperasi dan UKM, mempertemukan para pelaku usaha kecil dengan penyedia platform fintech untuk berinteraksi, berkolaborasi, dan berbagi pengetahuan dalam rangka mendorong pertumbuhan sektor UMKM di era digital.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyampaikan apresiasi kepada AFPI atas terselenggaranya AFPI UMKM Digital Summit 2023 yang dapat menghubungkan, memajukan dan mendukung perkembangan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya layanan pendanaan dari fintech P2P lending.

Baca juga: AFPI Gelar UMKM Digital Summit Dukung Pemanfaatan Fintech Pendanaan oleh Pelaku UMKM

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan porsi kredit perbankan bagi UMKM mencapai 30% pada 2024. Namun menurut Menteri Teten hal tersebut akan sulit tercapai karena posisi porsi kreditnya saat ini baru sekitar 21%-22%.

Untuk itulah perlu pendekatan teknologi seperti yang dilakukan oleh fintech untuk menyalurkan pembiayaan kepada UMKM. Bahkan dibanyak negara saat ini mencari solusi pembiayaan dengan teknologi digital.

“Di 145 negara sudah menerapkan credit scoring, tidak lagi menggunakan pendekatan colateral, agunan dalam bentuk aset dan lainnya. Konsep agunan juga berkembang sudah lagi tidak menggunakan asset. Kita terus dorong para pelaku UMKM harus go digital. Paling tidak pencatatan keuangannya secara digital, sudah banyak aplikasinya. Sehingga nanti kalau dengan pendekatan credit scoring, kesehatan usaha pelaku UMKM, track record digitalnya bisa dideteksi,” kata Menteri Teten saat acara AFPI UMKM Digital Summit 2023.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie mengungkapkan terdapat 3 isu besar dalam ekosistem digital yaitu yang pertama soal infrastruktur digital, kedua upskilling digital, dan ketiga adalah bagaimana penggunaan platform digital diantaranya untuk menyusun strategi, akses pasar dan pemanfaatan alat pembiayaan digital.

“Proses digitalisasi harus diupayakan dengan kompetensi literasi digital yang mumpuni dalam pemanfaatan platform-platform yang ada. UMKM perlu memiliki keterampilan menggunakan sistem dan perangkat digital dan dalam penggunaan data, kemampuan membaca dan mengolah data sederhana untuk menganalisa pasar, dan yang terakhir, UMKM perlu memahami penggunaan produk teknologi finansial,” kata Menteri Budi Arie.

Sekretaris Jenderal AFPI yang juga CEO Dompet Kilat, Sunu Widyatmoko mengatakan UMKM Digital Summit ini merupakan bentuk komitmen AFPI sebagai asosiasi penyelenggara fintech peer-to-peer (P2P) lending atau fintech pendanaan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan akses pembiayaan digital kepada pelaku UMKM.

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru