Senin, 19 Februari 2024

Penutupan Pasar, Rupiah Melemah Dilevel Rp15.511

Baca Juga

Financialpost.ID – Dalam penutupan pasar sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah tipis 5 point walaupun sebelumnya sempat menguat 15 point dilevel Rp15.511 dari penutupan sebelumnya di level Rp15.506.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, untuk perdagangan besok , mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang  Rp15.490 – Rp15.550.

Baca juga: Sore ini, Rupiah Ditutup Melemah Dilevel Rp15.510

The Fed mengisyaratkan bahwa pihaknya telah selesai menaikkan suku bunga dan akan menurunkan suku bunga pada tahun 2024.

“Tindakan ini memicu pelemahan tajam dolar, dan meningkatkan spekulasi mengenai kapan bank sentral akan mulai memangkas suku bunga,” ujarnya.

Goldman Sachs memperkirakan akan ada lima pemotongan pada tahun 2024, dengan sebagian besar pemotongan tersebut bias dilakukan pada paruh pertama tahun ini.

“Harga Fed Fund berjangka menunjukkan para pedagang memperkirakan peluang lebih dari 67% untuk penurunan 25 basis poin pada bulan Maret 2024. Bank sentral juga diperkirakan akan memangkas suku bunga lebih lanjut pada bulan April dan Mei,” ujarnya.

Namun para pejabat Fed memperingatkan bahwa perdagangan ini masih berisiko, terutama jika inflasi tetap kaku dan memerlukan kebijakan suku bunga yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama dari The Fed.

Para pedagang juga sebagian besar mengabaikan peringatan dari pejabat Fed bahwa antusiasme terhadap penurunan suku bunga awal terlalu dilebih-lebihkan, dengan penurunan berkelanjutan dalam dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah menunjukkan semakin besarnya keyakinan bahwa suku bunga dapat mulai turun pada bulan Maret 2024.

Ia mengungkapkan, selain itu, Bank Rakyat Tiongkok mempertahankan suku bunga pinjamannya tidak berubah pada rekor terendah.

Meskipun langkah ini sudah diperkirakan secara luas, hal ini menyoroti betapa kecilnya ruang gerak yang dimiliki PBOC untuk menjaga kebijakan tetap longgar dan mendukung pemulihan ekonomi di Tiongkok.

Baca juga: The Fed: Suku Bunga Capai Puncaknya Pada 5,4 Persen

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru