Senin, 19 Februari 2024

The Fed: Penurunan Suku Bunga Lebih Awal, Rupiah Melemah 30 Point

Baca Juga

Financialpost.ID – Dalam penutupan pasar sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah 14 point walaupun sebelumnya sempat melemah 30 point dilevel Rp15.525 dari penutupan sebelumnya di level Rp15.511.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, untuk perdagangan besok , mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp15.500 – Rp15.560.

Baca juga: Penutupan Pasar, Rupiah Melemah Dilevel Rp15.511

Beberapa pejabat Fed juga memperingatkan bahwa taruhan terhadap penurunan suku bunga lebih awal dari bank sentral terlalu optimis, mengingat tren inflasi masih jauh di atas target tahunan The Fed sebesar 2%.

Ibrahim menambahkan, komentar mereka memungkinkan dolar untuk pulih dari posisi terendah dalam lima bulan pada minggu ini.

Taruhan penurunan suku bunga di bulan Maret tetap ada, lebih banyak data inflasi tersedia Namun meskipun ada penolakan baru-baru ini dari pejabat Fed, harga berjangka Dana Fed menunjukkan bahwa para pedagang memperkirakan peluang lebih dari 70% penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Maret 2024.

“Pasar juga menantikan sejumlah data ekonomi yang akan dirilis minggu ini, dengan revisi data PDB kuartal ketiga yang akan dirilis hari ini,” ujarnya.

Kekuatan ekonomi AS memberi The Fed lebih banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Data klaim pengangguran mingguan juga akan dirilis pada hari Kamis, sementara pembacaan indeks harga PCE – alat pengukur inflasi pilihan The Fed – akan dirilis pada hari Jumat.

Inflasi dan kekuatan pasar tenaga kerja merupakan poin utama yang menjadi perdebatan bagi The Fed, karena kedua sektor tersebut telah menunjukkan ketahanan yang mengejutkan dalam beberapa bulan terakhir.

Keputusan The Fed dalam rapat FOMC terakhir di tahun 2023 dengan tidak mengubah suku bunga kebijakan (Fed Funds Rate/FFR) dan tetap di level 5,25 persen – 5,50 persen.

Menurut Bank Indonesia (BI) dalam pertemuan tanggal 20-21 Desember 2023 tetap mempertahankan suku bunga acuannya pada level 6 persen di akhir tahun 2023 serta suku bunga Deposit Facility tetap bertahan di level 5,25%, dan suku bunga Lending Facility 6,75%.

Baca juga: The Fed: Suku Bunga Capai Puncaknya Pada 5,4 Persen

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru