Senin, 19 Februari 2024

Waskita Optimis Perbaikan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan di Tahun 2024

Baca Juga

Financialpost.ID – PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (kode saham: WSKT) telah menggelar Public Expose 2023 yang diselenggarakan secara daring.

SVP Corporate Secretary Perseroan, Ermy Puspa Yunita menjelaskan, Waskita saat ini fokus dalam menyelesaikan proyek-proyek infrastruktur dan proyek strategis nasional yang sedang berjalan.

”Sampai dengan saat ini Perseroan mengerjakan 90 proyek on-going dengan total nilai kontrak sebesar Rp52,7 triliun. Berdasarkan dari segmentasi proyek, total nilai kontrak tersebut bersumber dari proyek konektivitas infrastruktur sebesar 60%, sumber daya air sebesar 17%, gedung sebesar 13%, EPC dan anak usaha sebesar 10%,” katanya.

Baca juga: PT Agung Podomoro Land Catat Penjualan Semester I 2023 Capai Rp1,87 triliun

Selain itu, Perseroan telah berkontribusi banyak dalam pembangunan mega proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan total nilai kontrak sebesar Rp10,2 triliun sementara untuk porsi Waskita sebesar Rp6,7 triliun.

Sementara itu Perseroan telah membukukan Nilai Kontrak Baru (NKB) sampai dengan bulan November sebesar Rp14,4 triliun. Berdasarkan kepemilikan proyek perolehan NKB ini masih didominasi oleh proyek Pemerintah sebesar 62%, lalu diikuti oleh proyek BUMN/BUMD sebesar 22%, pengembangan usaha sebesar 15% dan swasta sebesar 1%.

”Sementara itu berdasarkan segmentasi jenis proyek, konektivitas infrastruktur sebesar 54%, sumber daya air sebesar 15%, gedung sebesar 17%, EPC sebesar 1% dan anak usaha sebesar 14%,” ujar Ermy.

Ermy menambahkan, Selain itu, Pemerintah juga terus mendukung upaya penyehatan keuangan Waskita melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dan ruas dukungan konstruksi untuk penyelesaian pekerjaan ruas tol Bogor-Ciawi[1]Sukabumi, Kayu Agung-Kapal Betung dan Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, Proyek IKN, kontrak baru berasal dari Kementerian PUPR, Penyesuaian Tarif Tol dan Integrasi Ruas Tol.

Pemaparan agenda terakhir Perseroan juga fokus upaya perbaikan tata kelola dan kinerja perusahaan melalui program transformasi bisnis. Waskita juga sudah kembali kepada core business-nya sebagai kontraktor murni.

”Untuk menghadapi tahun 2024, Perseroan optimis dengan langkah-langkah yang dijalankan untuk menargetkan NKB tercapai sampai dengan Rp20 triliun secara konsolidasi. Proses ini sudah berjalan on the track untuk menciptakan bisnis yang lebih sehat dan prudent, sehingga kepercayaan yang diberikan oleh publik dapat kami jaga dengan baik,” tutup Ermy.

Baca juga: Tips KPR dengan Gaji Rp5 Juta, Bebas dari Ngontrak

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru