Selasa, 20 Februari 2024

Debat Cawapres, Mahfud MD Sebut Pinjol Sangat Problematik

Baca Juga

Financialpost.ID – Mahfud MD menyinggung soal pinjaman online alias pinjol yang meresahkan masyarakat. Banyak korban yang akhirnya bunuh diri karena terbelit utang pinjol.

Hal tersebut disampaikan Mahfud menjawab pertanyaan panelis debat cawapres mengenai ekonomi kerakyatan digital dengan pertanyaan digitalisasi membuka akses pasar yang lebih luas tapi berpotensi merugikan usaha mitra dan konsumen melalui penyalahgunaan data digital, bagaimana kebijakan paslon mengatasi hal itu.

Baca juga: OJK Minta Bank Blokir 85 Rekening Pinjol Ilegal

Cawapres Nomor Urut 3 ini mengatakan pinjaman online (pinjol) sangat berbahaya di Indonesia.

“Ekonomi digital ini tidak bisa dihindarkan. Harus berhati-hati karEna terjadi distribusi yang luar biasa. Di mana rakyat menjadi korban. Kasus pinjol sangat problematik. Rakyat tidak tahu hukum perdata banyak yang sampai bunuh diri, meminjam 500 ribu kemudian sampai 500 juta. Maka hal itu sangat berbahaya. Dalam hal pinjol ini ketika saya sampaikan ke polri karena itu hukum perdata. Itu bukan kewenangan kami, karna itu ilegal,” kata Mahfud.

Mahfud pun menyinggung masalah pinjol yang merupakan akibat dari disrupsi ekonomi digital.

“Saya menangani kasus misalnya pinjol, di mana rakyat menjadi korban dari kegiatan ekonomi digital, ada crypto misalnya. Kasus pinjol itu sendiri sungguh sangat problematik. Kenapa? Karena dia dibuat secara hukum perdata melalui gadget,” katanya.

Dia pun menceritakan yang kapasitasnya sebagai Menko Polhukam pun menginstruksikan agar pinjol diberantas.

“Berkali-kali saya panggil kemudian saya undang dalam rapat bersama gabungan dengan Menkopolhukam kita nyatakan bahwa itu tindak pidana dan harus segera ditangkap. Itulah dalam sehari kemudian ditangkap 144 orang di hari itu juga,” ujarnya.

Baca juga: Pesan Khusus Mahfud MD untuk Menkominfo Baru Budi Arie

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru