Senin, 19 Februari 2024

Jelang Pilpres, Rupiah Menguat Dilevel Rp15.399

Baca Juga

Financialpost.ID – Indonesia bakal menyelenggarakan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 14 Februari 2024. Jika Pilpres diselenggarakan hanya satu putaran hasilnya akan lebih baik bagi investasi.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan saat ini investor terutama investor sektor riil wait and see,  dan  menunggu siapa presiden yang bakal terpilih dan menunggu kebijakan apa yang bakal dikeluarkan.

Baca juga: Kominfo Sebut Pilpres 2024 Jadi Ajang Judi Online

“Namun, jika Pilpres berjalan dua putaran maka investor akan mengambil sikap wait and see hingga Juni 2024,” ujarnya.

Oleh karena itu, pemilu tahun 2024, ekonomi Indonesia belum tentu lebih baik dari tahun 2023 karena adanya Pilpres. Sedangkan para calon presiden untuk tidak membuat kegaduhan. Ini demi mengantisipasi agar investor tidak menempatkan uang mereka di luar negeri.

Kemudian, pemilu calon presiden tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan alias damai. Pilpres yang sejuk dan damai yang diinginkan oleh investor. Sehingga investor tidak ada ketakutan untuk menempatkan dananya di pasar dalam negeri.

Kemudian, tahun politik 2024 harus dicermati dengan baik. Apalagi sejumlah negara didunia juga akan  menyelenggarakan pemilu, termasuk India, Taiwan, Korea Selatan, dan Amerika serikat. Pemilu India bakal berpengaruh terhadap dinamika politik di Asia, mengingat populasi negara tersebut yang sangat besar.

Ibrahim mengungkapkan, selain itu jika ada pergantian kepemimpinan dari Partai Demokrat ke Partai Republik di Amerika Serikat (AS), kebijakan politik dunia juga bisa berubah.

Dalam penutupan pasar tahun baru, mata uang rupiah ditutup menguat 18 point walaupun sebelumnya sempat melemah 40 point  dilevel Rp15.399 dari penutupan sebelumnya di level Rp15.417.

“Sedangkan untuk perdagangan tahun depan (Selasa, 2 Januari 2024) , mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang  Rp15.350- Rp15.420,” tutup Ibrahim.

Baca juga: BI Terbitkan Masukan Masyarakat Atas Pengembangan Rupiah Digital

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru