Selasa, 20 Februari 2024

Gagal Tagih Utang Negara, Jokowi Perpanjang Masa Tugas Satgas BLBI

Baca Juga

Financialpost.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang masa tugas Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) sampai dengan 31 Desember 2024.

Perpanjangan masa tugas Satgas BLBI itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) No.30/2023, yang mengubah Keppres No.6/2021 jo. Keppres No.16/2021 yang menetapkan masa tugas Satgas sampai dengan 31 Desember 2023.

Baca juga: Dicari Capres Pengganti Jokowi yang Bisa Buat Regulasi OTT

Alasan utama perpanjangan masa tugas Satgas BLBI yakni capaian perolehan aset yang baru senilai Rp35,196 triliun dari target Rp110,454 triliun.

Ketua Satgas BLBI Rionnald Silaban disebutkan, satgas telah mencatatkan perolehan aset dan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dengan jumlah aset seluas 43.541.502,02 m2 atau dengan estimasi nilai sebesar Rp 35,196 triliun. Artinya Satgas BLBI perlu mengumpulkan sekitar Rp 75,25 triliun lagi tahun ini.

“Dengan memperhitungkan target Satgas BLBI sebesar Rp 110,454 triliun, perolehan Satgas ini mencapai 31,87%,” ujarnya.

Realisasi tersebut terdiri dari dalam bentuk uang (PNBP ke kas negara) sebesar Rp 1,3 triliun. Penyitaan dan penyerahan barang jaminan/harta kekayaan lain Rp 17,38 triliun dengan luas tanah 18,8 juta m2.

Kemudian, penguasaan fisik aset dengan nilai Rp 9,75 triliun dengan luas 20,3 juta m2, penyerahan aset kepada Kementerian/Lembaga dan Pemda senilai Rp 3,75 triliun dengan luas 3,7 juta m2, dan Penyertaan Modal Negara (PMN) nontunai Rp 3,15 triliun atau seluas 670,8 m2.

Adapun dalam rangka penyelesaian dan pemulihan hak negara terkait BLBI, Satgas BLBI secara intensif melakukan penagihan kepada debitur/obligor, pemblokiran/penyitaan/penjualan barang jaminan dan/atau harta kekayaan lain milik debitur/obligor, pemblokiran badan usaha, serta melakukan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap debitur/obligor.

Demikian juga terkait dengan aset properti dilakukan upaya penguasaan fisik maupun pengamanan yuridis serta penjualan untuk pemulihan hak negara.

Perpanjangan masa tugas Satgas BLBI ditempuh dengan pertimbangan diantaranya masih terdapatnya potensi pengembalian hak Negara dari obligor/debitur yang memerlukan penanganan yang komprehensif.

Selain itu, kolaborasi antar instansi yang tergabung dalam Satgas BLBI telah terbangun dan terbukti mampu membentuk proses bisnis yang efektif untuk mendukung penyelesaian aset BLBI dengan kompleksitas permasalahan.

Baca juga: Kegelisahan Jokowi Terhadap Perekonomian, Hingga Rupiah Melemah 115 Point 

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru