Senin, 19 Februari 2024

Penutupan Pasar Tahun Baru, Rupiah Ditutup Melemah 11 Point

Baca Juga

Financialpost.ID – Nilai tukar rupiah ditutup melemah 11 poin ke level Rp 15.481 per dolar AS pada Rabu sore, 3 Januari 2024. Sebelumnya, rupiah sempat melemah 40 poin ke level Rp 15.466 per dolar AS.

“Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah diprediksi fluktuatif namun ditutup melemah di kisaran Rp 15.460 hingga Rp 15.540 per dolar AS,” ujar analis sekaligus Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi.

Baca juga: Analis Bocorkan Faktor Yang Mempengaruhi Rupiah 2024

Ibrahim Mengungkapkan, purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang dirilis oleh S&P Global, pada bulan Desember berada di posisi 52,2 atau naik 0,5 poin dibanding bulan November yang menempati level 51,7.

“PMI Manufaktur Indonesia tetap berada dalam fase ekspansi selama 28 bulan berturut-turut,” ujarnya.

Capaian ini hanya Indonesia dan India yang mampu mempertahankan level di atas 50 poin selama lebih dari 25 bulan. Kinerja baik ini tentu harus di jaga dan tingkatkan.

Ia mengungkapkan, kondisi sektor manufaktur di Indonesia terus membaik lantaran juga didukung dari beragam kebijakan strategis pemerintah yang telah berjalan secara on the right track.

Namun, ada kebijakan yang belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan sektor industri, antara lain penerapan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).

“Masih banyak perusahaan industri yang belum menerima manfaat harga gas USD 6 per MMBTU,” katanya.

Tak hanya itu, dalam pelaksanaannya masih banyak sektor industri yang memperoleh volume gas lebih rendah atau tidak sesuai dengan jumlah yang sudah menjadi kontrak antara industri dan pihak penyedia.

Sedangkan dalam laporannya, S&P Global menyatakan, ekspansi PMI Manufaktur Indonesia pada bulan terakhir 2023 karena adanya permintaan yang cukup tinggi, termasuk dari luar negeri.

“Ini mendorong pertumbuhan produksi lebih cepat dan penambahan jumlah tenaga kerja,” tutup Ibrahim.

Baca juga: Pengamat Proyeksikan Kurs Rupiah di 2024

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru