Senin, 19 Februari 2024

Denda Miliaran Rupiah Hingga Cabut Izin Usaha Untuk Pelaku Pasar Modal Yang Nakal

Baca Juga

Financialpost.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk bertindak tegas dan menegakkan peraturan yang berlaku demi terciptanya stabilitas di industri keuangan khususnya sektor pasar modal.

“Selama 2023, OJK telah mengenakan sanksi administratif atas pemeriksaan kasus di Pasar Modal kepada 165 pihak yang terdiri dari sanksi administratif berupa denda sebesar Rp86,09 miliar, 15 pencabutan izin, 1 pembekuan izin, 73 perintah tertulis, dan 26 peringatan tertulis,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi.

Baca juga: Wapres Optimis Perdagangan Pasar Modal Semakin Cerah

Selain itu juga mengenakan sanksi administratif berupa denda atas keterlambatan dengan nilai Rp20,85 miliar kepada 537 pelaku jasa keuangan di pasar modal, dan 5 peringatan tertulis atas keterlambatan penyampaian laporan.

Khusus pada Desember 2023, OJK mengenakan sanksi administrasi berupa denda atau perintah tertulis kepada 5 manajer investasi, 1 perusahaan efek, dan 1 emiten.

Sanksi administratif berupa peringatan tertulis kepada 1 penilai dan juga sanksi administratif berupa denda dan/atau pencabutan izin orang perseorangan kepada 41 pihak lainnya yang menyebabkan pelanggaran.

Kemudian, sanksi administratif turut diberikan berupa denda sebesar Rp2,6 miliar kepada 3 pihak terkait pelanggaran pasal 107 Undang-Undang (UU) Pasar Modal dan kepada 1 pihak terkait pelanggaran.

“Sanksi diberikan karena tidak memastikan pihak yang menjadi benificial owner dari nasabah yang mendapatkan penjatahan pasti, tidak melakukan customer due diligence, serta tidak melakukan identifikasi dan verifikasi identitas terhadap benifical owner tersebut,” tutup Inarno.

Baca juga: Pasar Saham RI Menguat 2,71 Persen di Desember 2023

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru