Minggu, 18 Februari 2024

RUPSLB CIMB Niaga Setujui Penerbitan Saham Baru

Baca Juga

Financialpost.ID – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan melakukan penambahan modal melalui melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

CIMB Niaga akan menerbitkan 10.599.000 lembar saham atau setara dengan 0,04% dari saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca juga: CIMB Niaga Optimalkan Layanan Digital, Permudah Transaksi Nasabah Jelang Nataru 2024

Penambahan modal ini telah disetujui para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Ketiga (RUPSLB) CIMB Niaga yang berlangsung, Kamis (11/1).

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan, aksi korporasi ini dilakukan sebagai upaya perseroan untuk memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memenuhi persyaratan agar tetap tercatat di bursa.

Aturan tersebut mewajibkan perseroan memiliki jumlah saham free float paling sedikit 50 juta saham dan paling sedikit 7,5 persen dari jumlah saham tercatat.

Adapun per posisi 31 Desember 2023, saham free float yang dimiliki CIMB Niaga adalah 1.759.684.459 lembar saham atau setara dengan 7,07 persen dari jumlah saham tercatat perseroan.

Selain melakukan PMTHMETD, aksi korporasi lainnya yang dilakukan perseroan saat ini adalah menjual kembali saham tresuri sejumlah 188.878.782 lembar saham atau setara dengan 0,76 persen dari jumlah saham tercatat perseroan,

“Dengan terpenuhinya ketentuan tersebut, jumlah saham beredar CIMB Niaga akan bertambah, sehingga akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham CIMB Niaga. Tentunya hal ini diharapkan juga semakin menarik minat para investor untuk menjadikan saham CIMB Niaga sebagai pilihan investasinya,” ujar Fransiska.

Fransiska mengatakan seluruh dana yang diperoleh dari PMTHMETD, setelah dikurangi biaya-biaya transaksi, akan dipergunakan seluruhnya oleh perseroan untuk pembiayaan ekspansi kegiatan usaha dalam bentuk penyaluran kredit di seluruh segmen bisnis perseroan

Hal itu tersebut antaranya termasuk segmen Konsumer, Korporat, Komersial, UKM, baik perbankan konvensional maupun perbankan syariah, namun tidak termasuk Perusahaan Anak. Realisasi atas rencana penggunaan dana tersebut dapat berubah sesuai dengan kebutuhan aktual Perseroan pada saat pelaksanaan PMTHMETD.

Baca juga: Dukung Gaya Hidup Sehat, CIMB Niaga Resmikan Sport Center

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru