Minggu, 18 Februari 2024

BI Catat Aliran Modal Asing Keluar RI Capai Rp1,61 Triliun

Baca Juga

Financialpost.ID – Bank Indonesia (BI) mencatat modal asing mengalir keluar pada pekan kedua Januari 2024. Namun jika dihitung sejak awal 2024, tercatat masih lebih banyak modal asing yang masuk ke Indonesia.

Asisten Gubernur Bank Indonesia Erwin Haryono menjelaskan, berdasarkan data transaksi 8 – 11 Januari 2024, nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat jual neto Rp 1,61 triliun.

Baca juga: Awal Tahun 2024, Aliran Modal Asing Capai Rp8,61 Triliun

“Terdiri dari jual neto Rp3,21 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp2,08 triliun di pasar saham, serta jual neto Rp0,48 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),” ujarnya.

Sementara itu, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun turun ke level 72,48 bps per 11 Januari 2024, dibandingkan dengan 74,98 bps per 4 Januari 2024.

Dengan demikian, selama tahun 2024, berdasarkan data setelmen sampai dengan 11 Januari 2024, nonresiden beli neto Rp3,11 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp5,96 triliun di pasar saham. Kemudian, beli neto Rp7,22 triliun di SRBI.

BI juga melaporkan perkembangan nilai tukar 8 sampai 12 Januari 2024. Tercatat, nilai tukar per hari Kamis (11/1), rupiah ditutup di level (bid) Rp15.545 per dolar AS, dan dibuka pada level (bid) Rp15.550 per dolar AS pada Jumat (12/1).

Lalu, yield SBN (Surat Berharga Negara) 10 tahun naik ke 6,70 persen pada Kamis (11/1) dan turun ke level 6,62 persen pada Jumat (12/1).

Sementara untuk indeks dolar (DXY) menguat ke level 102,29 dan yield UST (US Treasury) dengan tenor 10 tahun turun ke level 3,966 persen.

Baca juga: Inflasi 2023 Catat 2,61% BI: Terjaga Dalam Kisaran

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru