Senin, 19 Februari 2024

OJK: Negosiasi MNC Bank dan Bank Nobu Perlu Waktu Yang Tidak Sebentar

Baca Juga

Financialpost.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan merger PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) dengan PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) belum juga terlaksana karena proses negosiasi butuh waktu yang tidak sebentar.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan pelaksanaan proses merger kedua bank milik konglomerat itu pada dasarnya masih terus berjalan.

Baca juga: Siap Merger? Begini Perkembangan BTN Syariah dan Bank Muamalat

Masing-masing pemegang saham pengendali pun terus melakukan komunikasi dalam rangka proses negosiasi terkait pemenuhan rasio kepemilikan saham bank hasil merger.

“Negosiasi tersebut masih memerlukan waktu yang tidak sebentar, dengan mempertimbangkan tingginya kompleksitas bisnis,” kata Dian.

Namun hingga saat ini, proses pelaksanaan merger masih terus berjalan, serta masing-masing Pemegang Saham Pengendali (PSP) terus melakukan komunikasi dalam rangka negosiasi terkait pemenuhan rasio kepemilikan saham bank hasil merger.

Dian mengungkapkan, akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dalam rangka memastikan pelaksanaan komitmen merger dari kedua bank dapat terlaksana dengan baik.

“OJK mengharapkan pemenuhan komitmen pelaksanaan merger ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Aksi korporasi tersebut merupakan manifestasi dari komitmen pemegang saham dalam kerangka business-to-business (B2B) guna mendukung penguatan industri perbankan.

Pasalnya, kabar merger antara MNC Bank dan Bank Nobu telah lama beredar sejak awal 2023.

Lamanya proses negosiasi dinilai karena kompleksitas bisnis dan ekosistem kedua bank. Meski begitu, Dian sebelumnya mengatakan bahwa merger MNC Bank dan Bank Nobu menjadi “point of no return” atau keputusan yang tak bisa ditarik kembali dalam konsolidasi perbankan.

Baca juga: OJK Rilis Aturan Transformasi Digital Perbankan

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

Berita Terbaru